Rambut rontok?ย Klik disiniย untuk konsultasi gratis. Special discount 15% untuk pembelian 3 bulan!

Pakai Topi Penyebab Kebotakan pada Pria, Benarkah ?

kebotakan pada pria
Lifestyle Kompas

Topi menjadi salah satu aksesori yang sering digunakan para pria. Selain memiliki kegunaan untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari, topi juga menjadi pelengkap bagi para pria yang ingin tampil trendi. Namun, ada anggapan kebiasaan menggunakan topi justru dapat menyebabkan kebotakan? Benarkah demikian?

Pada 2014, peneliti Amerika Serikat, James Gatherwright, dalam jurnal Plastic and Reconstructive Surgeons pernah melakukan riset terkait hubungan penggunaan topi dan kebotakan rambut. Bersama timnya, Gatherwright mencoba mengamati kebiasaan memakai topi pada pria melalui dua penelitian yang berbeda. 

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengukur durasi lama pemakaian topi dan kadar hormon testosteron, yang memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan seksual pria, serta pertumbuhan rambut. Jika kekurangan testosteron, seiring waktu berjalan rambut pun akan menjadi menipis hingga botak. 

Hasilnya, para peneliti tersebut menilai, semakin lama pria mengenakan topi, semakin pula mereka akan mengalami kerontokan rambut, khususnya pada bagian temporal atau kepala bagian samping yang sering tertekan dengan bagian topi. 

Meski beberapa ahli memiliki pendapat lain karena faktor kebotakan juga ditentukan oleh hal lain, seperti genetik, penggunaan topi diyakini dapat menyebabkan rambut pria menjadi tampak rontok dan cepat botak. Hanya saja, hal ini akan sangat tergantung dari jenis topi dan berapa lama menggunakannya. 

Berawal Dari Rambut Rontok

Biasanya kebotakan akan selalu diawali dengan rambut yang rontok. Rata-rata manusia memiliki 100.000 folikel rambut di kepala. Jumlah tersebut akan semakin berkurang seiring perjalanan usia seseorang dan tentu dipengaruhi sejumlah faktor lain, selain genetik juga termasuk bagaimana perawatannya. 

Adapun siklus pertumbuhan rambut akan terbagi dalam tiga fase, yaitu Anagen, Katagen, serta Telogen. Fase Anagen akan berlangsung selama dua hingga enam tahun dan merupakan fase pertumbuhan aktif dari siklus rambut. 

Setelah itu, rambut akan mengalami fase Katagen selama dua hingga tiga minggu, yang mana ini merupakan periode transisi proses pertumbuhan rambut. Fase ketiga adalah Telogen, yang berlangsung sekitar 100 hari dan merupakan periode istirahat folikel rambut yang terjadi sejak rambut rontok hingga helai rambut berikutnya kembali tumbuh. 

Nah, kebotakan pada pria umumnya akan memiliki pola tertentu pada fase-fase tersebut. Biasanya, kebotakan dimulai dari dahi dan vertex (bagian atas kepala belakang). Di sinilah, frekuensi penggunaan topi akan berperan, karena semakin sering Anda mengenakannya tentu akan memengaruhi pertumbuhan rambut. 

Bersifat Sementara

Dengan penjelasan di atas, menggunakan topi memang dapat memengaruhi kondisi rambut Anda, termasuk di antaranya adalah kebotakan. Sebab, menggunakan topi dapat menyebabkan berkurangnya asupan oksigen dan nutrisi pada rambut sehingga membuat kerontokan karena folikel rambut rusak. 

Akan tetapi, keadaan ini sebenarnya hanyalah bersifat sementara. Dengan kata lain, apabila dapat mengurangi frekuensi penggunaan topi, rambut dapat tumbuh kembali sehingga tidak akan menyebabkan kebotakan permanen. 

Biasanya kebotakan permanen paling sering disebabkan akibat meningkatnya hormon-hormon dan penyakit tertentu. Misalnya, karena rapuhnya folikel rambut karena kadar dihidrotestosteron (DHT) yang tinggi. Biasanya kondisi ini terjadi karena bersifat turun-temurun dari generasi sebelumnya. 

Selain itu, adanya bekas luka pada jaringan parut kepala pun bisa menyebabkan kebotakan permanen. Saat mengalami kondisi tersebut, folikel pada rambut menjadi tidak berfungsi sehingga menyebabkan kebotakan. 

Saat ini justru banyak beberapa orang yang menggunakan topi untuk menutupi kebotakan mereka. Namun, tentu saja Anda perlu mengatur frekuensi pemakaian serta tidak menggunakan topi yang ketat. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan topi dan rambut agar masalah-masalah kesehatan, termasuk kebotakan, tidak dialami di kemudian hari. 

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!