Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

5 Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19

menjaga daya tahan tubuh
WebMD

Tubuh dan jiwa yang sehat dapat membantu kamu untuk dapat beraktivitas dengan maksimal. Prioritaskan kesehatan sebagai suatu hal yang paling mahal di dunia. Hal ini tentunya harus kamu sadari, terutama dengan adanya virus dan pandemi yang bisa menjangkiti siapa saja.

Salah satu faktor terpenting dalam tubuh yang sehat adalah daya tahan tubuh yang kuat. Daya tahan tubuh perlu dijaga karena melibatkan banyak jenis sel, organ, protein, dan jaringan lainnya. Berbagai rutinitas dan pola hidup yang baik perlu kamu pertahankan.

Jika tidak memiliki ketahanan, tubuh akan mudah terserang bakteri, virus, dan parasit. Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh sangat penting untuk dilakukan. Nah, berikut ini lima tips menjaga daya tahan tubuh yang bisa kamu lakukan, terutama pada masa pandemi.

1. Konsumsi makanan sehat

Makanan sehat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Perbanyak konsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, telur, ayam, dan susu. Kandungan alami seperti protein, nutrisi, serat, gula, dan lemak dapat menjaga badan agar tetap bugar.

Selain itu, kurangi minum alkohol dan kafein karena dapat membahayakan kesehatan dan meningkatkan rasa stress. Dalam kondisi pandemi, berkurangnya daya tahan tubuh akibat konsumsi berlebihan akan berisiko. Perbanyak minum air mineral untuk dapat memberikan asupan cairan yang cukup bagi tubuhmu.

Jika memungkinkan, kurangi layanan pesanan antar makanan cepat saji. Meskipun rasanya enak dan harganya cukup terjangkau, junk food mengandung banyak kolesterol, gula dan sodium yang berbahaya bagi tubuh. Kamu bisa mengimbangi konsumsi makanan ini dengan tetap makan sayur dan buah-buahan.

2. Olahraga

Pada saat pandemi, bergeraklah seaktif mungkin di dalam rumah atau di sekitar tempat tinggal. Lakukanlah olahraga ringan seperti squats, push-ups, sit-up, dan planks. Tidak perlu olahraga keras, kamu hanya perlu melakukannya secara rutin, misalnya sebanyak 5 – 10 set dan lakukan setiap hari. Latihan ini sederhana, tapi sangat efektif dan baik untuk tubuhmu.

Saat bekerja jangan lupa untuk istirahat. Sebab, duduk terlalu lama tidaklah baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, lakukan gerakan fisik ringan selama 3 – 4 menit, seperti berjalan atau meregangkan tubuh. Ini akan membantu meringankan otot dan meningkatkan sirkulasi darah dan aktivitas otot.

Bila kamu merasa bosan kamu juga bisa jalan atau jogging di sekitar rumah. Tidak perlu terlalu lama cukup 30 menit sampai satu jam. Namun, jangan lupa untuk menggunakan masker dan menjaga jarak ya!

3. Tidur yang cukup

Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak mendapatkan tidur berkualitas atau waktu tidur yang cukup lebih berisiko untuk jatuh sakit. Jumlah jam tidur yang ideal untuk kebanyakan orang dewasa adalah 7 – 8 jam setiap malamnya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak tidur juga tidak baik. Untuk orang dewasa, tidur lebih dari 9 – 10 jam sehari dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, sulit tidur, badan pegal-pegal, dan pusing. Kurang tidur jangka panjang juga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan pembuluh darah (kardiovaskular).

4. Berhenti merokok

Bagi yang masih berpikir untuk merokok di saat pandemi, ada baiknya kamu berpikir ulang. Di tengah situasi pandemi, perokok aktif lebih rentan terjangkit dibandingkan dengan yang tidak merokok. Merokok melibatkan kontak jari yang berpotensi terkontaminasi dengan bibir. Hal ini berisiko adanya kemungkinan penularan virus dari tangan ke mulut.

Di masa pandemi COVID-19, tingkat kesembuhan perokok aktif juga akan lebih sulit. Ini disebabkan oleh fungsi paru-paru yang terganggu dan rusak akibat zat kimia pada rokok. Tidak hanya virus corona, perokok aktif lebih rentan terkena penyakit dibandingkan dengan yang tidak merokok.

Berhenti dari kebiasaan merokok mungkin sulit, tapi ada solusi yang bisa dilakukan meski belum terlalu populer. Kamu bisa mengurangi konsumsi rokok dengan beralih ke nicotine gum dan nicotine patch yang dikonsumsi sesuai preskripsi dokter atau ahli.

5. Jangan stress dan panik

Rasa panik dapat meningkatkan pernapasan dan detak jantung yang berdampak pada aliran darah ke otak. Hal ini bisa mengakibatkan rasa pusing dan mual. Oleh karena itu, stress dan panik yang berlebih akan mengancam kesehatan fisik dan mental.

Menghilangkan stress tentu bukan perkara mudah, terlebih dengan situasi yang terjadi saat ini. Cobalah untuk mengurangi intensitas menonton, membaca atau mendengarkan berita yang membuat kamu merasa cemas atau tertekan.

Jangan lupa untuk istirahat dari rumitnya pekerjaan. Cobalah lakukan beberapa hal yang dapat membantumu menghilangkan rasa stress dan panik, seperti menonton film atau serial televisi, mendengarkan musik, main game, olahraga, membaca buku, dan sebagainya. Jangan lupa untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman lewat telepon atau video call.

Jika kamu memiliki kondisi kesehatan mental, pastikan bahwa terus minum obat sesuai resep, dan melakukan terapi sesuai anjuran dokter.

Menjaga daya tahan tubuh bukanlah hal yang mudah. Diperlukan keseimbangan dan kesungguhan dalam melakukan rutinitasnya. Kamu dapat membiasakan diri melakukan hal-hal tersebut di dalam rutinitas sehari-hari. Memang dibutuhkan usaha yang cukup susah dan berat untuk bisa hidup sehat, tapi semuanya akan membawa manfaat positif bagi tubuh.

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!