Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

Benarkah Semir Rambut Jadi Penyebab Rambut Rontok Pada Pria?

semir rambut pria
Beardoholic

Tren menyemir rambut kini tidak hanya digandrungi kaum wanita, tetapi juga oleh para pria. Namun seiring minat pria untuk mewarnai rambutnya dengan semir atau cat, muncul kekhawatiran akan kerontokan. 

Akan tetapi, sebelum menjawab pertanyaan apakah semir rambut mampu mengakibatkan kerontokan, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu ihwal kerontokan itu.

Kerontokan Rambut dan Penyebabnya

Secara sederhana, kerontokan dapat diartikan sebagai lepasnya rambut secara berlebihan yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kebotakan. Menurut sejumlah ahli, jumlah kerontokan 100 helai rambut per hari bagi seseorang masih dikategorikan normal. Karena pada dasarnya, rambut mengalami pertumbuhan setiap hari. 

Namun, jika helai yang lepas di atas jumlah tersebut dan menjurus pada penipisan rambut, kamu boleh khawatir sedang mengalami kerontokan. Penyebab kerontokan rambut beragam. Mulai karena stres, anemia, gangguan kekebalan tubuh, mengonsumsi obat tertentu dan lain-lain. Selain itu, kerontokan juga bisa disebabkan oleh adanya bahan kimia di rambut, salah satunya seperti yang terkandung dalam semir rambut. 

Alasan Semir Rambut dapat Menyebabkan Kerontokan 

Semir rambut yang dapat mengakibatkan kerontokan adalah yang mengandung bahan kimia. Jika semir rambut tidak memiliki komposisi bahan kimia di dalamnya, kamu tidak perlu khawatir akan kerontokan. Bahan kimia yang umum terkandung dalam semir atau pewarna rambut adalah peroksida, amonia, dan PPD atau paraphenylenediamine

Kinerja dari peroksida adalah menyingkirkan pigmen melanin dari batang rambut atau dengan bahasa lain mampu menghilangkan warna asli rambut kamu. Pemakaian peroksida secara berlebihan mengakibatkan batang rambut kehilangan kekuatannya sehingga menjadi kering, rapuh dan mudah rontok. Efek lain yang diberikan adalah rambut menjadi bercabang. 

Sedangkan amonia, biasanya dipakai da­lam semir untuk mem­buka la­pisan ter­luar dari ram­but. Tujuannya adalah agar cat bisa ma­suk ke dalam rambut. Kan­du­ngan ini tak hanya sekadar membuat rambut rusak, namun juga mengakibatkan gatal dan iritasi pada kulit kepala.

Paraphenylenediamine juga merupakan kandungan yang umum ada di pe­warna rambut. Reaksi yang bisa ditimbulkan zat ini, yakni alergi atau masalah pada kulit kepala. Masalah pada kulit kepala itu akan menjadikan potensi kerontokan rambut semakin tinggi. 

Solusi Mencegah Kerontokan Rambut Berwarna 

1. Berikan Waktu Jeda Bagi Rambut 

Jika sudah memutuskan untuk menyemir rambut, kamu disarankan untuk tidak melakukannya secara terus menerus tanpa jeda. Berikan waktu sekitar 10 minggu bagi rambut untuk tumbuh secara normal sebelum kamu mengecatnya kembali dengan pewarna. 

2. Gunakan Sampo dan Kondisioner khusus Rambut Berwarna 

Selama rambut kamu disemir, gunakanlah shampo dan kondisioner khusus seperti yang terbuat dari bahan herbal. Pastikan sampo dan kondisioner tersebut memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan rambut serta mampu menjaga kelembapannya. 

3. Gunakan Vitamin dan Konsumsi Makanan Bergizi 

Untuk menjaga kesehatan dan kekuatan rambut berwarna, kamu bisa mengoleskan vitamin di kulit kepala secara teratur. Selain itu, kamu juga disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi khususnya yang mengandung zat besi, zinc, dan protein.

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!