Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

73% Pria di Asia Rentan Mengalami Rambut Rontok Berpola

Masalah kerontokan rambut sering kali berakhir pada masalah kebotakan berpola. Mungkin sebagian rambutmu yang sudah mulai menipis mulai terlihat seperti botak di salah satu bagian sisi rambut. Hal ini membuat pria menjadi kurang percaya diri atau bahkan mulai tertekan atas penampilan dirinya.

Namun, potensi rambut rontok berpola memang banyak terjadi pada berbagai ras. Tingkat kebotakan pada pria di Asia cenderung tinggi karena beberapa faktor penyebab. Melansir penelitian Won-Soo Lee dan Hae-Jin Lee dalam jurnal Characteristics of Androgenetic Alopecia in Asian, rambut rontok berpola relatif umum terjadi pada ras di Asia hingga mencapai 75% dari populasi.

Kondisi Rambut Rontok Berpola pada Pria

Apakah masalah kerontokan dan kebotakan rambut hanya terjadi pada ras Asia? Tidak juga, masalah rambut ini juga terjadi pada ras di Eropa. Namun, karakteristik pasiennya berbeda dan berdampak pada jenis perawatan yang diperlukan untuk mengatasinya. Oleh karena itu, kamu juga bisa mengidentifikasi masalah kerontokan yang terjadi pada rambut.

Rambut rontok berpola pada dasarnya merupakan kondisi yang digunakan untuk menjelaskan terminologi androgenetic alopecia. Terminologi tersebut diperkenalkan oleh Orentreich pada 1960 untuk menjelaskan kelainan pada sebagian area rambut. Hal ini umumnya terjadi pada masa pubertas, rambut mulai terlihat lebih pendek dan menipis.

Meski hanya terjadi di sebagian sisi rambut, kamu pasti akan khawatir karena rambut akan sangat mempengaruhi penampilan. Ya, kondisi rambut tentu akan berpengaruh pada kepercayaan dirimu.

Mengutip penelitian terhadap orang Asia yang dilakukan Takashima et al. dan Kakizo, kelainan rambut yang umum bisa terjadi sebelum usia 40. Meskipun ada peningkatan dalam beberapa situasi, angkanya masih lebih rendah dibandingkan dengan karakteristik kasus yang terjadi di Eropa.

Masalah Rambut yang Umum Terjadi di Asia

Masih dari kutipan jurnal Characteristics of Androgenetic Alopecia in Asian, disebutkan bahwa prevalensi spesifik terhadap usia pada pria di Taiwan dan Korea masih lebih rendah daripada pria di Eropa. Selain usia dan riwayat kekeluargaan, faktor signifikan terjadinya androgenetic alopecia didorong oleh kebiasaan dan intensitas merokok.

Sementara itu, peringkat tertinggi dari hasil penelitian sebesar 63% diobservasi terjadi pada pria di Singapura. Secara berurutan, Cina dan Korea berada di urutan yang hampir sama, disusul oleh Thailand, dan Singapura dengan prevalensi tertinggi rambut rontok berpola pada pria. Meski begitu, perbedaan ini mungkin juga dipengaruhi oleh perbedaan populasi yang tinggal di setiap negara.

Jumlah peningkatan yang serupa ditunjukkan dengan adanya prevalensi usia yang serupa dalam kelompok yang diteliti. Hal yang normal juga ditunjukkan sebagai dampak penuaan pada pria dengan prevalensi usia yang lebih tua. Pria lebih muda dengan kerontokan dapat mengalami dampak psikososial sehingga jumlah pengeluaran rumah tangga meningkat.

Oleh karena itulah, kamu memerlukan penanganan yang tepat agar biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi kerontokan rambut lebih efisien. Jika memilih perawatan rambut yang asal-asalan, kamu hanya akan menghabiskan lebih banyak biaya dengan sia-sia. Meskipun perawatan rambut memerlukan proses, kualitas produk yang dipilih juga harus sesuai.

Pengaruh Faktor Kekeluargaan

Faktor genetik dari kekeluargaan memang memiliki pengaruh terhadap kebotakan rambut berpola. Kondisi rambut yang menipis di sebagian sisi kepala dapat terjadi begitu saja meskipun kamu sudah melakukan perawatan rambut yang cocok dan sesuai. Meski begitu, belum ada karakterisasi yang baik mengenai mode pewarisannya.

Oleh karena itu, upaya untuk mengurangi rambut rontok harus dilakukan secara teratur agar efek perawatannya terlihat. Tak hanya upaya mengurangi kerontokan, rambut rontok berpola pada pria juga harus diatasi dengan produk perawatan yang bisa meningkatkan kualitas pertumbuhan rambut lebih baik.

Melansir studi yang sudah dilakukan di Taiwan dari jurnal Characteristics of Androgenetic Alopecia in Asian, pengaruh androgenetic alopecia tingkat sedang hingga tinggi banyak disebabkan dari hubungan kekerabatan ayah. Sementara itu, disebutkan pula bahwa permulaan terjadinya masalah ini harus cepat diatasi agar kondisi tidak memburuk.

Penanganan Rambut Rontok Berpola Pada Pria

Masalah rambut rontok berpola (androgenetic alopecia) sering kali dikaitkan dengan munculnya rasa tidak percaya diri. Pendekatan empati menjadi penting bagi orang yang memiliki masalah ini karena penyebab kerusakannya pun berbeda-beda. Oleh karena itu, hal utama yang perlu kamu perhatikan jika mengalami masalah rambut rontok berpola adalah menghindari produk perawatan rambut yang berbahaya bagi rambut dan kulit kepala.

Pemahaman genetik maupun psikologis atas penanganan masalah rambut rontok berpola pada pria harus dilakukan dengan baik. Jika dilakukan dengan baik, kamu tidak akan merasa khawatir atau takut dan bisa lebih fokus mencari solusi. Masalah rambut rontok berpola tidak harus langsung diatasi dengan penanganan medis seperti laserasi, kok.

Nah, jenis perawatan yang praktis seperti sampo ketoconazole, daily shampoo, dan minoxidil spray yang bisa didapatkan dengan membeli Starter Hair Kit Newman’s. Kamu juga bisa mengonsumsi obat oral finasteride untuk hasil pengobatan optimal.

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!