Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

Awas, Penyakit yang Menyebabkan Rambut Rontok

Penyakit menyebabkan rambut rontok
@duongdaihiep123

Sangat normal kalau rambut kamu rontok sekitar 50-100 helai per harinya. Dengan 100.000 lebih helai rambut yang ada di kepala, kehilangan 50-100 helai mungkin tidak akan terlalu berpengaruh. Rambut yang baru tumbuh pun akan menggantikan rambut yang rontok. Namun, akan jadi tidak normal kalau kerontokan yang kamu alami lebih banyak dari jumlah tersebut, hingga lama kelamaan pun kepala mengalami kebotakan. Bisa jadi ini ada hubungannya dengan penyakit yang menyebabkan rambut rontok.

Androgenetic alopecia

Androgenetic alopecia adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada pola kebotakan yang dialami oleh pria. Ini merupakan penyakit yang menyebabkan rambut rontok paling umum. Tanda kamu mengalami penyakit ini adalah kerontokan rambut mulai bagian pelipis hingga atas kepala. Penyebabnya adalah perubahan hormon tertentu yang menyebabkan folikel rambut menyusut.Meski androgenetic alopecia sering terjadi pada pria berumur, bukan tidak mungkin kamu mengalaminya di usia yang lebih muda. Sebab, diketahui bahwa penyakit ini adalah genetik alias turun-temurun. Jadi, jika ada seseorang di keluargamu yang mengalami kerontokan dan kebotakan, kamu pun berisiko tinggi untuk mengalaminya di usia lebih muda.

Kekurangan gizi

Meski bukan sepenuhnya penyakit yang menyebabkan rambut rontok, kondisi kekurangan gizi akan mempengaruhi kekuatan akar rambut. Saat kamu menerapkan suatu diet tertentu, hal tersebut memicu defisit protein dan vitamin pada tubuh, seperti zat besi yang berfungsi untuk menguatkan akar rambut. Kalau kamu memang harus menjalani diet khusus ini, konsultasikan pada dokter untuk mencari solusi bagaimana kamu bisa menjalani diet tanpa harus mengalami kerontokan.

Alopecia areata

Penyakit yang satu ini adalah kondisi autoimun yang menyebabkan rambut rontok secara tiba-tiba. Sistem kekebalan tubuh akan menyerang folikel rambut, bersamaan dengan bagian tubuh lainnya. Rambut dari kulit kepala serta alis dan bulu mata dapat rontok dalam helai-helai yang kecil. Tanda lain kamu mengalami alopecia areata adalah kerontokan rambut mendadak yang meninggalkan bintik-bintik bulat di berbagai bagian kepala.

Tidak ada rasa sakit yang timbul akibat alopecia areata. Rambutmu hanya akan rontok dan kebotakan di beberapa bagian bakal makin jelas. Alopecia areata bukan suatu penyakit yang menular. Ini merupakan penyakit genetik yang didapat secara turun-temurun. Jadi, ada kemungkinan besar kamu mengalaminya di usia muda.Β Β 

Kurap

Kurap adalah infeksi jamur yang dapat menyebabkan kerontokan. Bila terdapat kurap pada kulit kepala, maka akan muncul kebotakan di beberapa bagian. Gejala kerontokan yang disebabkan oleh kurap antara lain adalah:

  • Bercak kulit bersisik dan botak
  • Rambut rapuh dan mudah patah
  • Gatal dan muncul bercak merah di kulit kepala
  • Kulit kepala melepuh
  • Muncul bercak seperti cincin, dengan bagian luar berwarna merah dan bagian dalam yang serupa warna kulit

Telogen effluvium

Telogen effluvium adalah kondisi di mana rambutmu tetap berada dalam fase pelepasan alami (telogen) dari siklus pertumbuhan. Kondisi ini cenderung lebih mudah menyebabkan kerontokan rambut hingga satu genggaman besar. Untungnya, kondisi ini bersifat sementara dan akan membaik seiring dengan waktu. Meski begitu, waspadai beberapa penyebab telogen effluvium, seperti:

  • Stres berat
  • Operasi
  • Penurunan berat badan yang drastis dalam waktu singkat
  • Masalah tiroid
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Berbagai macam penyakit yang menyebabkan rambut rontok kelihatannya memang mengkhawatirkan. Namun, sudah ada solusi dari Newman’s, yaitu Complete Hair Kit berupa paket Minoxidil, Finasteride, Ketoconazole, dan Daily Shampoo. Produk ini cocok untuk mengatasi hairline yang sudah mengalami kemunduran dan penipisan rambut yang menuju kebotakan. Temukan informasi selengkapnya di website newmans.id, ya!

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!