Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

Kebotakan Berpola (Pattern Baldness) yang Terjadi Pada Pria

kebotakan berpola pada pria
Max3.com au

Sebagian besar orang mengalami kebotakan pada usia 50 tahun ke atas atau saat lanjut usia, namun tak jarang bagi pria maupun wanita, mengalami kebotakan mulai dari usia 20-an. Kebotakan biasanya diawali dengan rambut rontok parah. Dalam kondisi yang normal, rata-rata rambut manusia bisa rontok 50-100 helai per hari. Kebotakan bisa terjadi apabila rambut rontok lebih dari 100 helai per hari. 

Kebotakan pada pria sering kali terjadi lebih cepat dibanding wanita. Kebotakan tersebut juga seringkali membentuk pola, atau biasa disebut Pattern Baldness, yaitu ditKamui dengan garis dahi yang semakin mundur. Kebotakan berpola ini bisa menjadi masalah yang serius bagi beberapa pria, karena bisa menghilangkan kepercayaan diri. 

Penyebab Kebotakan Berpola

Beberapa penelitian menyebut bahwa salah satu faktor penyebab kebotakan berpola adalah genetika atau adanya riwayat kebotakan pada keluarga. Kemungkinan lainnya dikaitkan dengan hormon seks pria yaitu androgen. Androgen mempunyai banyak fungsi yang salah satunya adalah mengatur pertumbuhan rambut.

Selain itu, testosterone bisa juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kebotakan pada pria. Jika testosterone berlebihan, rambut akan sulit tumbuh atau bertahan hidup.

Setiap rambut memiliki siklus pertumbuhan. Kebotakan pada rambut biasanya terjadi karena siklus pertumbuhan melemah atau berhenti sama sekali. Pada fase ini, tidak akan ada lagi rambut yang akan tumbuh di tempatnya. 

Kebotakan pola karena keturunan biasanya tidak memiliki efek samping. Namun, terkadang kebotakan memiliki penyebab lebih serius, seperti kanker, obat-obatan, kondisi tiroid, dan steroid anabolik.

Cara mengatasi Kebotakan Gelap

Ada dua cara untuk mengatasi kebotakan berpola pada pria. Pertama, jika kebotakan sudah terlanjur tidak bisa dicegah, caranya adalah memodifikasi rambut agar tetap terlihat stylish, dan Kamu pun menjadi percaya diri. Cara yang kedua adalah dengan perawatan alami dengan vitamin misalnya. 

Modifikasi Rambut

Potong rambut bergaya

Kamu bisa meminta seorang hairstyler untuk memotong rambut Kamu sesuai dengan keadaan rambut. Biasanya seorang hairstyler mempunyai ide kreatif untuk rambut Kamu agar tetap terlihat stylish meskipun sedang mengalami kebotakan. Tentunya yang sesuai dengan bentuk wajah Kamu juga, ya!

Menggunakan rambut palsu atau hair piece

Rambut palsu atau wig bisa menjadi alternatif agar rambut Kamu terlihat lebih bagus. Jika ingin terlihat natural, pilih wig dengan warna yang hampir sama dengan warna asli rambut Kamu. Bila perlu, minta bantuan hairstyler untuk membantu Kamu memilih warna dan bentuk wig yang sesuai.

Menjahit rambut

Jika ingin hasil yang lebih tahan lama, Kamu bisa mencoba untuk menjahit rambut Kamu. Syaratnya, Kamu masih memiliki rambut yang cukup untuk dijahit. Keuntungannya, Kamu bisa tetap melakukan aktivitas seperti mandi, berenang dan sebagainya tanpa harus copot-pasang. Kekurangannya, rambut harus dijahit ulang ketika pertumbuhan rambut terjadi, dan mungkin cara ini dapat merusak rambut alami Kamu. 

Perawatan alami

Menutrisi rambut

Konsumsi vitamin yang menyehatkan rambut seperti vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin D penting untuk menyuburkan dan menjaga kekuatan rambut. Nutrisi tersebut bisa diperoleh saat Kamu mengonsumsi daging, ikan, telur, susu, dan kacang kedelai. Selain itu, buah-buahan, sayur-sayuran, gandum utuh, dan daging tanpa lemak juga penting bagi rambut.

Hindari stres

Stres atau depresi bisa memengaruhi kesehatan dan hormon yang ada pada tubuh. Sebisa mungkin atur pikiran Kamu, jangan sampai stres berat atau bahkan hingga depresi. Konsultasikan ke dokter bila perlu. 

Hindari peralatan rambut yang berlebihan

Selain perawatan dari dalam, seperti nutrisi, Kamu juga perlu menghindari alat-alat penata rambut yang digunakan secara berlebihan. Hal ini dapat membuat rambut Kamu menjadi rusak dan rontok.

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!