Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

Efek Kandungan Tar bagi Tubuh. Tips Berhenti Kecanduan Tar

kandungan tar bagi tubuh
Raul Lieberwerth/Flickr

Tar adalah senyawa kimia dan kumpulan bahan kimia yang ada pada asap hasil pembakaran, termasuk dari produk tembakau yang terdapat dalam rokok. Kandungan tar yang dihasilkan dari proses pembakaran produk tembakau mengandung senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker, Berdasarkan data dari National Cancer Institute Amerika Serikat .

Dari sekitar 7.000 bahan kimia yang terdapat pada rokok, 2.000 di antaranya adalah tar. Karena itulah, pada rokok, substansi yang paling berbahaya adalah tar, yang di dalamnya ada ribuan bahan kimia. Bahkan sebagian ahli menyebut kandungan tar sebagai zat beracun. 

Sebenarnya, tar tidak hanya dihasilkan oleh pembakaran produk tembakau yang ada pada rokok saja. Zat ini juga bisa ditemukan dari hasil pembakaran sampah, bahan bakar minyak seperti yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor, dan lampu tempel berbahan bakar minyak tanah.

Kandungan tar pada rokok dianggap sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Bahkan bahaya tar tak hanya mengintai para perokok aktif saja. Orang-orang yang tidak aktif merokok pun bisa terkena bahaya dari zat ini. Tar sendiri merupakan salah satu zat yang terdapat pada rokok yang jauh lebih berbahaya dibanding nikotin. Bahan kimia ini dapat menyebabkan berbagai penyakit serius yang mematikan seperti misalnya penyakit jantung, kanker, penyakit paru-paru, hingga mengganggu kesuburan alat reproduksi.

Zat-zat Berbahaya yang Terdapat dalam Tar

Zat-zat yang terkandung dalam tar ada berbagai macam bentuknya, di antaranya:

  • Asam asetik, yaitu bahan yang biasa ditemukan dalam cairan pembersih lantai. 
  • Asetanisol, yaitu bahan yang biasa digunakan dalam parfum.
  • Aseton, yaitu bahan untuk pembersih cat kuku. 
  • Hydrogen sianida, yaitu bahan untuk pembuatan racun tikus.
  • Methanol, yaitu bahan bakar yang juga biasanya disalahgunakan untuk dijadikan sebagai minuman keras oplosan. 
  • formalin untuk pengawet.

Efek Tar bagi Perokok Pasif 

Kandungan tar yang ada pada rokok tak hanya berbahaya bagi perokok yang menghirupnya. Karena bentuknya asap, tar juga sangat berbahaya bagi orang yang bukan perokok yang ikut menghirup asapnya yang biasa disebut sebagai perokok pasif. Tar yang berupa asap dihirup oleh sistem pernapasan dan akhirnya menimbulkan lapisan lengket pada paru-paru.

Berikut ini beberapa contoh perokok pasif yang mengalami masalah kesehatan akibat tar yang terdapat pada rokok:

  • Kepala BNPB, Sutopo Purwo Nugroho 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho juga divonis menderita kanker paru stadium akhir dan akhirnya harus menyerah dengan penyakitnya tersebut. Padahal sebenarnya dia bukanlah seorang perokok. Dia menderita penyakit tersebut karena semasa hidupnya dia bekerja di lingkungan yang banyak perokoknya. 

  • Pengamat Hukum, Ariyo Bimmo 

Ariyo Bimmo pernah hampir batal melanjutkan sekolahnya di Belanda karena dari hasil tes kesehatan menunjukkan bahwa ada flek pada paru-parunya. Ariyo adalah seorang perokok pasif yang sering berada di ruangan yang ada perokoknya. Karena itulah, meski bukan perokok, Ariyo juga rentan mengalami gangguan kesehatan akibat tar yang ada dalam asap rokok. 

Tips Berhenti Kecandun Tar yang Terdapat pada Rokok 

Banyaknya dampak negatif tar yang terdapat pada kandungan rokok dan paparan asap rokok menjadi alasan kuat bagi Anda untuk segera berhenti merokok. 

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menunjukkan bahwa hampir 68% perokok dewasa ingin berhenti merokok, namun sebagian dari mereka tidak merasa yakin dengan kemampuan mereka untuk melakukannya. Padahal, kebanyakan orang yang sukses lepas dari rokok awalnya banyak mengalami percobaan dan kegagalan. 

Berikut ini beberapa tips untuk bisa berhenti kecanduan dari kandungan tar yang terdapat dalam rokok:

  1. Anda perlu berkonsultasi dengan ahli kesehatan mengenai rencana Anda untuk berhenti merokok. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan dukungan dan pengetahuan mengenai cara berhenti merokok
  2. Minta dukungan dari keluarga maupun orang-orang terdekat Anda. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda bisa lebih yakin menjalankan usaha untuk berhenti merokok.
  3. Jadikan berhenti merokok sebagai prioritas utama dalam hidup Anda. 
  4. Buang semua rokok dan perlengkapan merokok yang biasa Anda gunakan.
  5. Jauhi lingkungan dan aktivitas yang dapat memunculkan keinginan untuk merokok. 
  6. Ubah rutinitas dan buat kebiasaan baru untuk bisa lepas dari kebiasaan merokok. Misalnya, biasakan untuk minum jus atau teh di pagi hari. 
  7. Ingatkan selalu diri Anda tentang alasan Anda untuk berhenti merokok. 
  8. Anda perlu mengapresiasi diri sendiri yang telah berjuang menghentikan kebiasaan merokok. 

Demikianlah ulasan mengenai efek berbahaya kandungan tar dalam rokok dan bagaimana cara untuk menghentikan kecanduan dari zat berbahaya ini. Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi Kamu yang tengah berjuang untuk lepas dari efek berbahaya tar. 

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!