Special discount 15% untuk pembelian produk 3 bulan!

Apa Efek Samping Ketoconazole?

Ketoconazole dalam dunia medis dikenal sebagai pengobatan umum untuk penyakit radang kulit yang membuatnya mengelupas, membentuk plak, dan berwarna kemerahan. Selain itu, penggunaan ketoconazole juga ampuh dalam mengendalikan ketombe dan meringankan rasa gatal yang menyertai. Tak heran kalau banyak sampo anti ketombe diproduksi dengan menambahkan ketoconazole sebagai salah satu bahan aktifnya. Lantas, adakah efek samping ketoconazole?

Risiko dan efek samping ketoconazole

Meski penggunaan ketoconazole untuk perawatan ketombe dan rambut rontok termasuk yang aman secara umum, reaksi dan efek samping ketoconazole bisa saja muncul saat pertama kali menggunakannya. Kamu harus tahu risiko atau efek samping seperti apa yang biasa terjadi setelah pemakaian pertama agar bisa mengambil tindakan penanggulangan.  

Salah satu efek samping paling umum dari menggunakan bahan aktif ini adalah iritasi kulit yang dapat berupa benjolan mirip jerawat pada bagian di mana produk ini digunakan. Pada beberapa individu, penggunaan ketoconazole dapat memunculkan reaksi pertumbuhan rambut dengan tekstur yang berbeda, perubahan warna rambut, dan kulit kepala yang jadi lebih kering atau berminyak. Pemakaian pada rambut keriting juga bisa menyebabkan tekstur ikal sedikit menghilang.

Reaksi alergi terhadap ketoconazole

Efek samping ketoconazole yang lainnya adalah reaksi alergi. Pada beberapa orang yang memang memiliki kondisi kesehatan lebih sensitif daripada lainnya, bisa jadi reaksi alergi ini muncul. Kamu harus waspada jika mengalami reaksi alergi seperti gatal parah, pembengkakan pada wajah, lidah, atau tenggorokan, kesulitan bernapas, ruam kemerahan, serta pusing.

Untuk melihat apakah kamu memiliki reaksi alergi yang diakibatkan oleh ketoconazole, gunakan sedikit bahan sampo ini untuk pertama kali atau sesuai dengan anjuran yang diberikan. Jangan sampai karena ingin masalah ketombe dan kerontokan segera teratasi, kamu menggunakan ketoconazole melebihi aturan pakai. Kalau setelah pemakaian pertama tidak ada reaksi alergi, itu artinya tidak ada masalah yang harus dikhawatirkan.

Reaksi penyesuaian diri  

Saat pertama kali pemakaian ketoconazole, kamu mungkin mendapati beberapa reaksi yang mirip dengan gejala alergi atau efek samping. Padahal, sebenarnya ini hanyalah reaksi penyesuaian diri terhadap ketoconazole. Beberapa tanda yang muncul seperti:

  • Kulit melepuh, kering, mengelupas, berkerak, atau muncul sensasi terbakar
  • Gatal
  • Kemerahan
  • Ruam kulit
  • Bengkak
  • Detak jantung agak meningkat
  • Demam
  • Suara serak
  • Nyeri sendi
  • Penipisan rambut
  • Kesulitan bernapas

Kalau reaksi ini muncul setelah pertama kali menggunakan ketoconazole, maka kamu bisa menunggu beberapa hari hingga gejalanya mereda. Jika sudah hilang, coba lagi pemakaiannya. Bila tidak ada reaksi apa-apa, itu artinya tubuh sudah menyesuaikan dengan bahan aktif di dalamnya. Namun, bila reaksi yang sama tetap muncul, kamu bisa konsultasi ke dokter untuk mengetahui apa yang salah.

Menggunakan ketoconazole sesuai dosis dan anjuran

Untuk menghindari efek samping pemakaian ketoconazole, penting untuk kamu ketahui bagaimana caranya menggunakan produk ini sesuai dengan dosis dan anjuran yang disarankan. Misalnya, anggap saja kamu memakai produk Ketoconazole 2%, medicated shampoo dari Newman’s. Pada bagian cara pakai, dijelaskan bahwa sampo ini harus digunakan hanya satu kali setiap tiga hari sekali kamu keramas.

Itu artinya, kamu bisa keramas dengan Ketoconazole 2% setiap tiga hari sekali, dengan takaran satu kali setiap pemakaian. Pastikan terbentuk busa saat kamu keramas dengan sampo ini dan biarkan selama tiga sampai lima menit. Kalau sudah, kamu bisa bilas dengan air hangat hingga bersih. Keringkan dengan handuk lembut dan hindari hair dryer karena hanya akan membuat rambut kering mengembang.

Intinya, efek samping ketoconazole bisa diminimalisir dengan mengikuti petunjuk dan dosis pemakaian yang dianjurkan. Kalau memang kamu tidak memiliki alergi atau kulit yang sensitif terhadap suatu produk, maka efek samping yang muncul adalah bentuk reaksi penyesuaian. Baca lebih banyak informasi soal ketoconazole ini di website newmans.id, ya!

Keranjangmu masih kosong

Yuk diisi dengan produk-produk andalan kamu!